sembuhkan penyakit glukoma dengan xamthone plus

Menurut dokter ahli spesialis mata dari Jakarta Eye Center, dr Donny V Istiantoro SpM. “Penyakit Glukoma merupakan salah satu penyakit mata. Penyakit Glukoma adalah kelompok penyakit mata yang disebabkan kerusakan saraf mata yang penyebab utamanya adalah tekanan mata yang tinggi,” . Tingginya tekanan bola mata, menyebabkan rusaknya saraf optik yang membentuk bagian-bagian retina di belakang bola mata. Di mana saraf optik ini menyambung jaringan-jaringan penerima cahaya dengan bagian dari otak yang memproses informasi penglihatan.

 

Penyakit Glukoma biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Seringkali Penyakit Glukoma tidak ada gejala sampai terjadi kerusakan berat dari syaraf optik dan penglihatan terpengaruh secara permanen. Pemeriksaan mata teratur sangatlah penting untuk deteksi dan penanganan dini penyakit glukoma.



Gejala Awal Glaukoma

Gejala yang dirasakan pertama kali penyakit glukoma antara lain : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit glukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan jalan satu-satunya untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan operasi.

 

Penyebab Penyakit Glukoma

Beberapa penyebab penyakit glukoma yaitu faktor keturunan, diabetes, migraine, penderita myopia, luka mata, tekanan darah, dan penggunaan obat-obat golongan kortison (steroids). Tanda awal penyakit glukoma berupa hilangnya lapang pandang, biasanya tampak adanya area lengkungan yang tidak terlihat (gelap) sedikit diatas atau dibawah pusat penglihatan. Daerah gelap ini dapat meluas bila tidak diobati. Pada fase lanjut penyakit glukoma, gejala-gejala yang mungkin timbul yaitu hilangnya penglihatan sisi samping (perifer), sakit kepala akibat tekanan hebat di dalam mata., penglihatan kabur bahkan disertai muntahan cairan dari mulut penderita penyakit glukoma.

 

Pencegahan Penyakit Glukoma

Kehilangan/kerusakan pandangan karena penyakit glukoma ini dapat dikontrol atau dicegah, dengan tetes mata yang disesuaikan dengan tipe penyakit glukoma, laser, atau pembedahan (trabekulektomi). Kerusakan yang disebabkan oleh penyakit glukoma tidak dapat diperbaiki, maka deteksi, diagnosis, dan perawatan harus dilakukan sedini mungkin agar kita terhindar dari penyakit glukoma.

 

XAMthone PLus Solusi Terbaik dan Aman bagi Pengobatan Penyakit Glukoma Anda

Apa itu Xamthone Plus? Jus Ajaib Kulit Manggis!!!!

XAMthone Plus merupakan suplemen minuman alami generasi terbaru yang berasal dari buah manggis kualitas nomor 1. Minuman super antioksidan ini merupakan kombinasi dari bahan-bahan alami yang telah melalui proses penelitian ilmiah dan berteknologi mutakhir. Rasanya yang sensasional terdiri atas vitamin-vitamin, nutrisi tumbuh-tumbuhan termasuk Xanthone senyawa antiosidan dan antipenuaan.

Konsumsi jus kulit manggis Xamthone secara rutin membuat awet muda karena antioksidan super yang berfungsi menjaga serta memperbaiki sel-sel tubuh kita yang rusak dan menjadi lebih baik. Manggis membantu menghancurkan semua penyakit dalam tubuh dan memperbaiki sistem antibodi dalam tubuh kita .

 

Mengapa Xamthone Plus jus kulit manggis memiliki kemampuan mengobati penyakit glukoma ?

Pertanyaan ini terjawab dengan penelitian terkini yang membuktikan bahwa manggis mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari kekuatan vitamin c dan E .

Selain itu juga xanthone memiliki banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi penyakit jantung, aterosklerosis, hipertensi dan trombosit. Xanthone juga memperlebar pembuluh darah dan memeperlancar peredaran darah. manggis juga kaya akan mineral kalium yang membantu metabolisme energi. Khasiat xanthone bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji xanthone dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker serviks/ rahim manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit glukoma.

 

Incoming search terms: